Rabu, 27 Juni 2012

0 DDC (Dewey Decimal Classification)

Dalam  dunia ilmu  informasi  dan  perpustakaan,  dikenal  sistem-sistem pengklasifikasian  berbagai  disiplin  ilmu  yang  bertujuan  untuk  mengorganisir  ilmu pengetahuan.  Salah  satunya  dikenal  yaitu  DDC  (Dewey  Decimal Classification) Sistem ini dikembangkan tahun 1876 oleh Melvin Dewey, seorang pustakawan  asal  Amerika  Serikat  yang  membagi  ilmu  pengetahuan  ke  dalam  10 (sepuluh)  kelas  utama,  100  divisi,  dan  1000  seksi  (sections).  Pembagian  ini didasarkan  bahwa  ilmu  pengetahuan  yang  ada  saat  ini  harus  mampu  dipahami dengan  baik  oleh  semua  pihak.  Untuk  itu,  digunakan  angka  sebagai  pembeda  ilmu pengetahuan,  pengkategorian  ilmu  secara  rinci,  hirarki  yang  dapat  dikembangkan setiap  saat  tanpa  mengubah  struktur  yang  sudah  ada  dan  mampu  menjelaskan keterkaitan  antara  satu  disiplin  ilmu  dengan  yang  lainnya.  10  kelas  utama  dalam DDC dapat dilihat dalam daftar di bawah ini.

Kelas  Deskripsi
000  Computer science, information & general works
100  Philosophy & psichology
200  Religion
300  Social science
400  Language
500  Mathematics & natural science
600  Applied science & technology
700  Arts & recreation
800  Literature
900  History, geography & biography

Sistem  klasifikasi  DDC  ini  digunakan  oleh  banyak  perpustakaan  di  seluruh  dunia.Mungkin  karena  hirarki  pengetahuan  yang  begitu  mudah  untuk  dipahami  dan pengkategorian yang simpel dan luwes sehingga memudahkan para pekerja informasi di perpustakaan untuk menggunakan DDC sebagai alat bantunya.

Referensi:
1. OCLC. [Online] [Cited: June 27, 2012.] http://www.oclc.org/dewey/.
2. Dewey  Decimal  Made  Fun.  [Online]  [Cited:  June 27,  2012.] http://www.deweybrowse.org/Dewey_Classification.html.

Artikel Terkait perkategori

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blog CIO Indonesia Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates